Telaah HAM Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

440

Oleh: Zainal Arifin, SH*

Setiap tanggal 10 Desember adalah hari peringatan tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dunia atau popular disebut dengan Human Rights. Di Belanda dikenal dengan Istilah menselijke rechten.

Sering kita lihat dikoran-koran dan mendengar dari televisi, akan tetapi apakah kita tahu apa makna dan arti HAM itu sendiri?

Dalam kerangka Universal, HAM sendiri berbeda-beda, hal itu terjadi pada abad ke 13 di Eropa, sehingga penganut paham tentang HAM berkembang pada dua hal, yaitu Asas Liberty dan Paham Asas “Hak”.
Hal tersebut dapat dicari pada banyak literature formal yang diantaranya: Sumber HAM lain adalah Magna Carta 1215 di Inggris yang memuat sejumlah prinsip yang kemudian diadopsi menjadi prinsip dasar HAM, seperti prinsip property rights, hak kebebasan bergerak dan persamaan di depan hukum.

The Declaration of Arbroath (Scotland) 1320, memuat hak kebebasan.
Beberapa hak minimum juga dimuat dalam Bill of Rights of England and Wales, 1688-1689.

Dalam literature tersebut, dapat kita ketahui dasar HAM garis besarnya adalah menciptakan kebebasan, menyamaratakan dihadapan hukum, isyarat dalam kebebasan dalam meraih hak tentunya tidaklah mudah pada masa itu, dimana pemerintahan masih dalam kemelut kediktatoran pemimpin pada pemerintahan, sehingga gaung HAM belumlah sempurna didapatkan oleh segenap Manusia.

Facebook Comments