Rajin Beli Buku Dapat Picu Minat Baca

683
Rajin Beli Buku Dapat Picu Minat Baca
Anak-anak sedang membaca buku di Perpustakaan Rumah Baca Indonesia (Rumah Baca ID) pada program anak membaca harapan bangsa. (dok. Rumah Baca Orid)

Sumenep, Rumah Baca Orid
Minat baca masyarakat di Indonesia dinilai sangat rendah, hal itu sering diungkapkan melalui berbagai survei yang dilakukan beberapa elemen, baik nasional maupun internasional.

Hal tersebut mendapat sorotan berbagai pihak, terutama komunitas atau organisasi dan akademisi yang konsen di bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk memicu minat baca, tidak melulu harus rajin ke perpustakaan. Bahkan belum tentu yang rajin ke perpustakaan itu gemar membaca,” ungkap Ahmad Fairozi, Pendiri Rumah Baca Indonesia (Rumah Baca ID), Senin, 6 November 2017.

Lantas bagaimana agar masyarakat itu gemar membaca? Menurut Fairozi, minat baca itu harus ditumbuhkan dalam diri masyarakat. Selain itu, rajin beli buku juga cukup ampuh untuk memicu minat baca.

“Tanpa keinginan dari diri sendiri, minat baca sulit dimunculkan. Selain itu, masyarakat juga harus rajin membeli buku untuk memicu minat bacanya,” jelasnya.

Dikatakan Fairozi, dengan rajin beli buku, kita akan termotivasi untuk gemar membaca. Sebab akan menjadi sia-sia ketika membeli buku hanya menjadi hiasan belaka tanpa ada manfaat.

“Ketika masyarakat sering beli buku, mereka akan termotivasi untuk membacanya. Karena akan sia-sia ketika buku itu jadi hiasan belaka,” tuturnya.

Tapi, pihaknya tidak memungkiri adanya kelengkapan bahan bacaan seperti beragamnya fasilitas di perpustakaan juga membantu masyarakat menjadi gemar membaca.

“Keberadaan perpustakaan bukannya tidak penting, sebab perpustakaan akan menawarkan berbagai fasilitas bahan bacaan yang mungkin tidak bisa dijangkau oleh masyarakat untuk dibeli,” urainya.

Oleh sebab itu, lanjut Fairozi, minat baca masyarakat itu banyak faktor penunjangnya. Tidak melulu karena tersedianya perpustakaan dapat menjamin masyarakat akan gemar membaca. Salah satu faktor lainnya adalah dengan beli buku tanpa menafikkan keberadaan perpustakaan.

“Banyak faktor yang merangsang tumbuhnya minat baca masyarakat, tidak melulu karena ketersediaan bahan bacaan di perpustakaan, melainkan dengan rajin beli buku juga akan mempengaruhinya,” tukasnya. (Va)

Facebook Comments