Pendiri Rumah Baca ID Turut Berduka atas Gempa 7 SR di Lombok

844
Infografis Gempa Lombok. (detikcom)

Sumenep, Rumah Baca Orid
Pendiri Rumah Baca Indonesia (Rumah Baca ID), Ahmad Fairozi, turut berduka atas meninggalnya 91 orang dan melukai setidaknya 209 orang dalam bencana gempa di Lombok dengan kekuatan 7 skala richter (SR) yang terjadi pada Minggu, 5 Agustus 2018 malam.

“Kami atas sesama warga negara Indonesia dan mewakili Pengurus Rumah Baca ID, turut berbelasungkawa atas bencana gempa bumi berkekuatan 7 SR di Lombok tadi malam,” ucapnya, Senin, 6 Agustus 2018.

Data terbaru menyebutkan jika dampak gempa setidaknya telah melukai 209 orang dan 91 lainnya meninggal dunia. “Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan kesabaran menghadapi musibah ini,” tambahnya.

Gempa berkekuatan 7 SR tersebut juga sempat dirasakan hingga ke Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. “Memang yang paling terasa (getarannya) di wilayah kepulauan, terutama di pesisir timur. Seperti di Kecamatan Sapeken, Kangayan, dan Arjasa,” tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi, seperti dilansir koranmadura.com.

Seperti diketahui, gempa bumi bermagnitudo 7 tadi malam berpusat di lereng Gunung Rinjani, NTB. Gempa tersebut merupakan gempa utama (main shock) dari rangkaian gempa sebelumnya (fore shock), 29 Juli lalu. (va/ist)

  • 6
    Shares

Facebook Comments