Kiyai A Rofiqi: Masjid Sebagai Tempat Ibadah dan Sumber Ilmu Pengetahuan

400
Ahmad Fairozi
Ahmad Fairozi

Sumenep, Rumah Baca Orid
Selain tempat ibadah, Masjid merupakan segala sumber Ilmu pengetahuan. Begitulah fungsi yang seharusnya berada di Masjid, dan hal yang demikian, sudah dilakukan sejak awal-awal Islam didakwahkan.

Kiyai A Rofiqi, Majelis Pembina Rumah Baca ID, saat ditemui dikediamannya, Senin, (28/11), mengatakan, Masjid merupakan pusat ibadah dan Ilmu Pengetahuan. Maka dari itu, sudah semestinya kita sebagai muslim menjadikan masjid sebagaimana fungsi dan kegunaannya tersebut secara maksimal.

“Pada awal-awal Islam disebarkan, pusat dakwah nya berada di Masjid”. Ungkapnya.

A Rofiqi menjelaskan, Masjid menjadi strategi sebagai pusat dakwah merupakan cara yang sangat efektif, mengingat, orang muslim dari berbagai golongan dan status sosial menjalani ibadah nya di Masjid.

“Namun, sejak kemunduran Islam pada awal-awal tahun 1200-an (sekitar awal tahun 1200 masehi-red), Masjid hanya menjadi pusat ibadah yang semakin minim penyebaran ilmu pengetahuan”. Sebutnya.

Rofiqi mencontohkan, dengan didirikannya madrasah (sekolah formal yang berbasis pada pelajaran islam-red), Masjid menjadi sepi dan mulai perlahan dijauhkan dari dunia ilmu pengetahuan.

“Padahal, seharusnya Masjid selain sebagai pusat ibadah, juga harus menjadi pusat ilmu pengetahuan”. Terangnya.

Rofiqi menambahkan, Madrasah biasanya didirikan di dekat Masjid, namun hari ini, dengan perkembangan zaman yang begitu pesat, dan mudahnya akses mendirikan lembaga pendidikan formal, meski tidak berdempetan dengan Masjid pun sudah banyak didirikan madrasah-madrasah.

“Namun, saya berharap agar, kita sebagai muslim jangan menjauhkan ilmu pengetahuan dari masjid, karena Masjid harus menjadi solusi masyarakat dalam membina agama dan ilmu”. Tuturnya. (Va)

Facebook Comments