Jumlah Polindes di Sumenep Melebihi Jumlah Desa

347
Jumlah Polindes di Sumenep Melebihi Jumlah Desa
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, A. Fatoni.

Sumenep, Rumah Baca Orid
Jumlah Pondok Persalinan Desa (Polindes) melebihi jumlah desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep seperti dikutip Koran Madura, saat ini terdapat sebanyak 414 Polindes, sementara jumlah desa hanya 330 desa yang tersebar di 27 kecamatan, baik daratan maupun kepulauan.

Meskipun begitu, kiprah petugas medis belum maksimal, utamanya dibidang persalinan. Buktinya, hingga saat ini mayoritas masyarakat di kabupaten yang berada diujung timur Pulau Madura lebih memilih memakai cara tradisional saat melahirkan.

Puskesmas Dinilai Masih Kuratif, Belum Preventif

“Pola pikir masyarakat masih percaya kepada dukun. Padahal dari sisi keamanan di Polindes keamanannya lebih terjamin,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, A. Fatoni, Sabtu, 30 Juli 2017.

Kata Fatoni, sangat sulit untuk mengubah pradigma berpikir masyarakat, utamanya yang tinggal di daerah pedalaman. “Demi kemaslahatan kami terus berupaya untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat, baik dengan cara sosialisasi maupun pendekatan secara persuasif,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat, bidan atau petugas medis dilarang melakukan persalinan diluar Polindes, termasuk di rumah pasien. “Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kematian ibu dan bayi,” tandasnya.

Facebook Comments