Doa Ulang Tahun

586

Oleh: Latif Fianto*

_Kepada Ad-Dakhil_

AKU tidak sedang bermimpi saat melihatmu berdiri dengan angka enam di keningmu
Telah kusediakan kue paling enak dan nyala lilin paling cerlang
Bersiap meneriakkan selamat ulang tahun dengan cara paling girang

Tapi kuurungkan niat itu
Tepat di malam setelah kita bershalawat kepada kanjeng Nabi dan menyimak wejangan kiai
Tentu setelah kita tertawa selepas meniup lilin dan memotong ujung tumpeng yang runcing
Akan kucabik tubuhmu dengan jarum dan duri
Biar kau mengerang
Biar kau berteriak
Setidaknya biar kau merasakan
Diam itu teramat menyakitkan

Seseorang yang diam-diam telah menyiapkan pesta ulang tahun ini berkata “Kami tidak perlu berteriak untuk mengatakan bahwa kami masih ada dan melakukan kerja-kerja organisasi. Air beriak tanda tak dalam!”

Mendengar perkataan itu, akan kutunjukkan berita koran minggu ini
Seorang ibu mengeluhkan harga cabai yang makin mahal
Seorang pejabat tersangkut kasus pidana berceramah di podium
Siap dipilih dan dinobatkan kalau menang
Seorang anggota dewan menggantung diri di salah satu perusahaan
Yang dibangun dari uang tilapan
Seorang pimpinan meninggalkan kursinya dan pelesir ke tanah eropa tanpa beban

Membaca berita itu kau hanya merengek
Berharap kerikil menjelma berlian
Hingga satu waktu yang takkan lama lagi
Kau mungkin akan terlempar ke dalam kesumat mimpi
Mengangankan jadi raja
Bersanding dengan bidadari-bidadari di negeri dongeng yang muncul di layar kaca televisi

Jadi, mengapa kau masih diam dan menunggu api melalap diri
Mengapa tidak menikahi buku-buku
Mengapa tidak berkumpul membedah persoalan kebangsaan
Atau paling tidak membekali kader dengan keterampilan dan pisau analisa paling mengerikan
Dalam sejarah kaderisasi

Atau kau sudah lupa cara berdiskusi

Kuharap selepas upacara tiup lilin malam ini
Kau tidak akan berdebat tentang siapa milik siapa
Sebab dianggap atau tidak, aku dan kau masih satu.

*Lahir di Sumenep, Pernah menjabat sebagai Ketua Komisariat PMII Country Unitri Malang periode 2013-2014. Beberapa karya tulisnya diterbitkan media lokal dan nasional. Sekarang sedang menjadi Asisten Dosen di Unitri Malang.

Facebook Comments