Beranda Penulis Dikirim oleh Nay Juireng Dyah Jatiningrat

Nay Juireng Dyah Jatiningrat

10 KIRIMAN 0 KOMENTAR
Mahasiswi Unitri Malang, Pegiat Teater KOPI Malang dan Rumah Bakat AFA Production, puisinya berjudul “Suamiku Aku Hanya Sebatas Sarjana Pertanian”, pernah mendapat penghargaan.
Nay Juireng Dyah Jatiningrat

Muhammad Amin Jatiningrat

Oleh: Nay Juireng Dyah Jatiningrat* Lelakiku, penunggu angka-angka dan huruf  kehuruf  yang melabuh kelam; waktu  itu, Adalah tubuhmu yang berkelok di setiap tikungan. Putaran menit pada tiap...
Apa Kabar Indonesia

Apa Kabar Indonesia?

Oleh: Nay juireng Dyah Jatiningrat Apa kabar Indonesiaku? Telah petani sampaikan persoalan salam dan pertanyaan yang tak berujung  jawab Telah petani sampaikan kepedihan tanah dengan jenis-jenis pupuknya Telah...
Nay Juireng Dyah Jatiningrat

Salamun Qaulam Mirrobbir Rohim; Merindu Ayah

Ayah tafakurku mengerang menyebut namamu Lalu dzikirku menyentuh salamun-salamun salammu Aku tuliskan puisi Ku kirimkan pada jelmaan-jelmaan  salamun-salamun menuju liang kuburmu Ayah aku temani batu kecil dan karang...
Nay Juireng Dyah Jatiningrat

Ini Zaman Sansakerta, Bukan?

Oleh: Nay Juireng Dyah Jatiningrat Di tanah Ibu Tanah keras, ranum dan ;Merdu Tumpukan pohon ke pohon Meriak simponi dua kaki Ulung Rumput tak berdagu Nyeruput bersikuku Gadis-gadis pula halnya aku Permainan dadu dan...
Nay Juireng Dyah Jatiningrat

Sajak Nay Juireng Dyah Jatiningrat

Ebba' ; Ejja' (teater kopi) Ebba' Mendung mata-mata Keruh garis kening Dan sangsai fikirku Uban ubun-ubun sedang tulang yang menuang alang-alang. Ebba' Pupuk-pupuk kandang Zat-zat kimia Mengaung ebba' Dalam Panas-panas kopiku kopimu kopi kita. Ejja' Hujan bergemuruh dan petir Adalah...

Jaga Lingkungan, Pemuda Gelar Kegiatan Gotong Royong Bermasyarakat

Sumenep, Rumah Baca Orid "Pemuda tidak butuh apa-apa, hanya butuh jaga kekompakan bersama" begitulah jargon para pemuda di Dusun Gunong, Desa Kaduara Timur, Kecamatan Pragaan,...

Terimakasih Bu, “Sumyati”

Oleh: Nay Juireng Dyah Jatiningrat* Ibu, maaf, kali ini aku terlambat pulang Sebenarnya, banyak hal yang ingin aku sampaikan Namun ini kali aku menyampaikannya lewat surat yang...

Siapa Itu? “Tentu Dia Adalah Lelaki Yang Gagal Terekam”

Oleh: Nay Juireng Dyah Jatiningrat* Aku diam dengan beban hayalan Bermain imajinasi, Menggelitik ingatan masa lalu. Ketika itu, aku gelisah Melangkah lebih cepat menuju beranda rumah Aku mulai mengajak bincang-bincang dengan suara lirih...

Tuhan, Beri Aku Jalan Bunuh Diri Paling Indah

Oleh: Nay Juireng Dyah Jatiningrat* Tuhan, Ibu menceritakan padaku Bahwa sepertiga malammu lebih indah dari cerita Cinderella Dan rahwana-sinta Ibu memintaku melewati malam-malammu dengan persoalan hidup sebagai perbincangan yang paling utama. Aku...

Sajak-sajak Nay Juireng Dyah Jatiningrat

Lelakiku Bar, Aliflayyin tubuhmu lentur Seolah-olah pantai malam dimalamku Bisik-bisik nafasmu membinarkanku Menarik-narik mataku disuhu-suhu waktu Lagi-lagi desah ombak Keruh otakku Bising tubuhku Hingga jagat adalah tubuhmu cahaya mataku Kau selalu di sini Tidur dan...

Kolom

Opini

error: Content is protected !!