Beranda Penulis Dikirim oleh Rumah Baca Orid

Rumah Baca Orid

322 KIRIMAN 1 KOMENTAR
Admin adalah pengelola penuh redaksi Rumah Baca Orid di bawah Lembaga Penulisan Penerbitan Pers dan Jurnalistik (LP3J) Rumah Baca Indonesia (Rumah Baca ID). Kunjungi: www.rbi.or.id | Email: rumahbacaid@gmail.com

Puisi-puisi Tino Watowuan: Dari Burung dalam Kepala hingga Mata Ibu

Burung dalam Kepala Setiap kita memiliki burung-burung yang hinggap di kepala masing-masing Ada kecil, sedang, dan juga besar Pergi bersama burung-burung mengitari langit mematuk cahaya Tak jarang bulu-bulu basah Bahkan sering...

Nanti Ketika di Malang

SINOPSIS Rindumu abadi, memberi waktu yang sunyi Selembar daun akasia gugur ke bumi Di ranting yang berlumur; apakah kita akan lebur? Di tengah kota, air matamu mulai gugur Di...

Demi Tambang Fosfat?

Sumenep, Rumah Baca Orid Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memiliki potensi sumber daya alam cukup melimpah. Selain minyak dan gas (Migas), potensi pariwisata di daerah...

Cukai Rokok Naik Lagi, Investor Merugi?

2020 mungkin merupakan tahun paling tidak nyaman untuk kita semua. Tidak hanya galau soal pandemi Covid-19, beberapa dari kita kembali galau dikarenakan kenaikan cukai...

Rumah Tua

ENTAH, sudah berapa lama ibu tua duduk di kursi kayu dari pohon jati berukir itu, pantatnya yang tipis berkali-kali digerakkan, bertanda sudah cukup lama...

Melawat Ke Tanah Gersang: Catatan Residensial di Mollo

DARI angkasa, malam kota Kupang adalah langit sungsang yang dijatuhi bintang-bintang. Pesawat saya mendarat sekitar pukul setengah sepuluh malam waktu Indonesia bagian timur pada...

Bobroknya Moralitas Mahasiswa Hari ini

MAHASIWA adalah orang yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi dengan tujuan mulianya yaitu mewujudkan cita-cita serta inginnya membahagikan orang tua. Dengan penuh semangat, mereka...

Sajak M Hidayat: dari Si Buruk Rupa, Doa-doa Hujan hingga Belajar Berpuisi

Si Buruk Rupa Orang berkata ia “berwajah buruk” Bertopeng simulakra Ia dihujat, dihunjam kata-kata kotor Yang keluar dari mulut-mulut pembual Sungguh kasihan kau sayang Harus meneguk pahitnya kehidupan Tenggelam dalam penistaan Menikam...

Sajak M Hidayat: dari Celurit Sakera hingga Air Mata Darah

Celurit Sakera Sakera... Kau beri isyarat tanya Menyelipkan doa Menembus kelamnya cita-cita Pada madura Kau lantakkan tanah Membajak kerontang dada Berkecai raga, berlumur darah Pada lengkung tubuhmu Kau hunjam otak dungu para serdadu agar mereka...

Sajak-sajak M Hidayat

Terompah Kiai Kemana suara terompah kiai yang kurindukan Menyisakan tapak dalam senyapnya keheningan Beradu denting, nyaring kegembiraan Menghantam tanah mengahamburkan kenangan Terompah kiai dari pohon siwalan Mengukir bunga diatas kerasnya...

Kolom

Opini

error: Content is protected !!